Connect with us

Berita

Ustadz H. Amien Rachman, Lc, MH, Al- Hafidz hadiri Sarasehan Nasional ke 6 di Padang

Published

on

Padang – Pimpinan Darul Qur’an Attibyan Islamic Boarding School Sumatera Selatan Ustadz H. Amien Rachman, Lc, MH, Al- Hafidz menghadiri Sarasehan Nasional ke 6 Majelis Pesantren dan Mahad Dakwah Indonesia (Mapadi) di Perguruan Islam Ar Risalah Padang Sumatera Barat Jumat (12/08/22).

Kegiatan tersebut berlangsung selama 2 hari, Jum’at dan Sabtu, 12-13 Agustus 2022, dihadiri oleh pimpinan serta utusan Pesantren dan Mahad Dakwah anggota Mapadi dari seluruh Indonesia, Tokoh Nasional dan tamu undangan lainnya.

Ustadz Amien Rachman kepada media ini mengatakan peran penting pesantren bagi keutuhan NKRI sangat mendorong pesantren untuk terus melahirkan generasi-generasi terbaik untuk bangsa Indonesia dan umat Islam”, sebutnya.

Sedangkan Kegiatan Sarasehan Nasional yang berlangsung selama 2 hari ini menurut Ustadz Amin Rachman sebagai upaya memperkuat kebersamaan dan sinergi”,sebutnya

Selain itu guna memaksimalkan peran pesantren Mapadi di tengah masyarakat, bangsa, dan negara. Sementara Agenda ini juga diisi dengan temu tokoh nasional, yang diikuti oleh para santri dan guru di Perguruan Islam Ar Risalah”, terang ustadz.

“Mudah-mudahan ini akan menambah kesolidan lembaga Mapadi untuk berkontribusi melahirkan calon-calon pemimpin bangsa,” ungkap ustadz lagi

Kegiatan Mapadi ini dibuka oleh Wakil Ketua MPR RI, yang juga merupakan ketua Dewan Pembina PP Mapadi, KH. Dr. Hidayat Nur Wahid,MA dan Turut hadir juga sejumlah tokoh nasional dan lokal serta Ratusan pimpinan pondok pesantren dan ma’had dakwah se-Indonesia.

Sementara Ketua Pengurus Wilayah Mapadi Sumatera Barat, H. Donis Satria, Lc., M.A., selaku tuan rumah menyambut kedatangan para peserta dari seluruh Indonesia. Menurutnya, kehadiran para pimpinan pesantren di Ar Risalah, membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi pesantren yang kini berusia 19 tahun itu.

Pada kesempatan tersebut, Ustadz Donis juga mengatakan bahwa pengurus daerah Mapadi di Sumatera Barat telah terbentuk di 12 kabupaten dan kota yang terdiri dari 18 Pesantren dan Ma’had Dakwah”, jelasnya. (**)

Continue Reading
Advertisement

Trending